Senin, 17 Juni 2013

1 Cara Membuat Recycle Bin Pada Flasdisk

05.11 Under From Unknown
[1 Comment]

Membuat Recycle Bin Pada Flashdisk. PadaWindows, kita mengenal adanya fasilitasRecycle BinRecycle Bin berfungsi untuk menampung file-file yang telah kita hapus dari komputer. Fungsi ini bertujuan untuk mengantisipasi akibat ketidaksengajaan kita dalam menghapus suatu file atau folder dari komputer dan dengan fasilitas Restore kita dapat mengembalikan file/folder tersebut seperti sedia kala. Dan apabila kita sudah benar-benar ingin menghapusnya, kita dapat menghapusnya secara permanen dengan cara mengklik delete  dari Recycle Bintersebut.


Seperti yang kita ketahui, Recycle Bin ini hanya menampung file-file / folder-folder yang dihapus dari unremovable drive atau harddisk yang terpasang pada komputer. Sedangkan file-file / folder-folder yang dihapus dari removable drive -- seperti flashdisk – tidak ditampung pada Recycle Bin alias akan dihapus secara permanen. Itu artinya file-file yang telah dihapus dari flashdisk atauunremovable drive lainnya (baik sengaja maupun tidak), kita tidak dapat me-restore-nya kembali.
Namun demikian, jika menghendaki, kita dapat membuat semacam Recycle Binpada Flashdisk seperti Recycle Bin pada Windows. Sehingga apabila kita menghapus suatu file/folder dari flashdisk maka file/folder tersebut tidak akan langsung dihapus secara permanen namun akan ditampung terlebih dahulu pada Recycle Bin tersebut. Jika kita sudah benar-benar tidak membutuhkannya maka kita dapat menghapusnya secara permanen dari Recycle Bin tersebut.
Untuk membuat Recycle Bin pada Flashdisk, kita hanya membutuhkan sebuah software yang namanya iBin yang dapat kita peroleh secara gratis aliasfreeware.
Untuk menggunakan software ini, ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

Pertama, silakan untuk melakukan download software Ibin DISINI.
Kedua, ekstrak file-nya kemudian copy file-nya pada flashdisk
Ketiga, jalankan file iBin dengan mengklik double. Pada jendela konfirmasi yang muncul, klik OK kemudian klik OK lagi pada jendela konfirmasi yang kedua.
Keempat, setelah itu, folder iBin akan terbentuk secara otomatis pada flashdisk. Folder iBin inilah yang akan menampung file-file yang kita hapus.
Kelima, pada setiap kali kita melakukan penghapusan file/folder maka kita akan mendapati jendela konfirmasi, seperti gambar di bawah ini.
Jika kita ingin menghapusnya secara permanen, klik “Erase it
Jika kita ingin menampungnya terlebih dahulu pada folder iBin, klik “Dump into iBin”. Dengan memilih opsi ini, maka jika suatu saat kita masih membutuhkan file tersebut maka kita masih dapat mengembalikannya (me-restore-nya).
Keenam, kita dapat melihat file-file yang ditampung pada iBin dengan cara mengklik folder iBin pada flashdisk kita.
Ketujuh, kita juga dapat mengelola file-file yang ditampung pada folder iBin melalui Dumping Management yang dapat diakses dengan cara mengklik iconiBin yang ada pada tray icon.
Kedelapan, untuk benar-benar menghapusnya, lakukan seleksi file-file yang akan dihapus kemudian klik “Clear Data Selected”. Untuk me-restore-nya kembali, lakukan seleksi file-file yang akan dikembalikan kemudian klik “Recycle Data Selected”.
Kesembilan, selamat mencoba.
Read More »

Minggu, 16 Juni 2013

0 Tujuan Dan Hikmah Zakat

05.09 Under From Unknown
[0 Comment]
Perintah wajib zakat turun di Madinah pada bulan Syawal tahun ke dua Hijrah Nabi SAW, kewajibannya terjadi setelah kewajiban puasa Ramadhan. Zakat mulai diwajibkan di Madinah karena masyarakat Islam sudah mulai terbentuk dan kewajiban ini dimaksudkan untuk membina masyarakat muslim yakni sebagai bukti solidaritas sosial. Adapun ketika umat Islam masih berada di Makkah, Allah SWT sudah menegaskan dalam al Qur?an tentang pembelanjaan harta yang belum dinamakan zakat, tetapi berupa infaq bagi mereka yang mempunyai kelebihan harta agar membantu bagi yang kekurangan (Mas?ud, 2005:39).
Pada masa khalifah Abu Bakar, mereka yang terkena kewajiban membayar zakat tetapi enggan melakukannya diperangi dan ditumpas karena dianggap memberontak pada hukum agama. Hal ini menunjukkan betapa zakat merupakan kewajiban yang tidak bisa ditawar-tawar (Depag RI, 1996:176). Di jaman Umar bin Abdul Aziz, salah satu khalifah masa pemerintahan Bani Umayyah berhasil memanfaatkan potensi zakat. Sedekah dan zakat didistribusikan dengan cara yang benar hingga kemiskinan tidak ada lagi dizamannya, tidak ada lagi orang yang berhak menerima zakat ataupun sedekah.
Sebagai salah satu rukun Islam, zakat mempunyai tujuan dan hikmah sebagai berikut:
Tujuan Zakat
Setiap segala ajaran agama Islam pasti mempunyai sebuah tujuan, di antara tujuan-tujuan zakat adalah sebagai berikut:
  1. Membantu, mengurangi dan mengangkat kaum fakir miskin dari kesulitan hidup dan penderitaan mereka
  2. Membantu memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh para mustahiq zakat
  3. Membina dan merentangkan tali solidaritas sesama umat manusia
  4. Mengimbangi ideologi kapitalisme dan komunisme
  5. Menghilangkan sifat bakhil dan loba pemilik kekayaan dan penguasaaan modal
  6. Menghindarkan penumpukan kekayaan perseorangan yang dikumpulkan di atas penderitaan orang lain
  7. Mencegah jurang pemisah kaya miskin yang dapat menimbulkan kejahatan sosial
  8. Mengembangkan tanggungjawab perseorangan terhadap kepentingan masyarakat dan kepentingan umum
  9. Mendidik untuk melaksanakan disiplin dan loyalitas seorang untuk menjalankan kewajibannya dan menyerahkan hak orang lain (Depag RI, 1996: 183).
Hikmah Zakat
Dalam melaksanakan zakat sebenaryna banyak sekali hikmah dan makna yang terkandung di dalamnya. Menurut Al-Ghazali (1994:66) ada tiga makna yang dapat dipetik dalam melaksanakan zakat, yaitu:
  1. Pengucapan dua kalimat syahada. Pengucapan dua kalimat syahadat merupakan langkah yang mengikatkan diri seseorang dengan tauhid disamping penyaksian diri tentang keesaan Allah. Tauhid yang hanya dalam bentuk ucapan lisan, nilainya kecil sekali. Maka untuk menguji tingkat tauhid seseorang ialah dengan memerintahkan meninggalkan sesuatu yang juga dia cintai. Untuk itulah mereka diminta untuk mengorbankan harta yang menjadi kecintaan mereka. Sebagaimana dalam firman Allah dalam surat At Taubah ayat 111 yaitu: ``Sesungguhnya Allah membeli dari kaum mu`min diri-diri dan harta-harta mereka, dengan imbalan surga bagi mereka.``.
  2. Mensucikan diri dari sifat kebakhilan. Zakat merupakan perbuatan yang mensucikan pelakunya dari kejahatan sifat bakhil yang membinasakan. Penyucian yang timbul darinya adalah sekedar banyak atau sedikitnya uang yang telah dinafkahkan dan sekedar besar atau kecilnya kegembiraannya ketika mengeluarkannya dijalan Allah.
  3. Mensyukuri nikmat. Tanpa manusia sadari sebenarnya telah banyak sekali nikmat diberikan Allah kepada manusia, salah satunya adalah nikmat harta. Dengan zakat inilah merupakan salah satu cara manusia untuk menunjukkan rasa syukurnya kepada Allh SWT. Karena tidak semua orang mendapatkan nikmat harta. Disamping mereka yang hidup dalam limpahan harta yang berlebihan ada juga mereka yang hidup dalam kekurangan.
Dari ketiga makna yang terkandung dalam kewajiban zakat tersebut dapat diketahui betapa pentingnya kedudukan zakat. Sebagaimana diketahui, bahwa manusia mempunyai sifat yang sangat mencintai kehidupan dunia. Dengan adanya kewajiban zakat tersebut, manusia diuji tingkat keimanannya kepada Allah SWT, dengan menyisihkan sebagian dari harta kekayaan mereka menurut ketentuan tertentu. Tingkat keikhlasan manusia dalam melaksanakan kewajiban zakat dapat menunjukkan tingkat keimanan seseorang. Selain itu, dengan kewajiban zakat manusia dilatih untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah kepadanya.
Di samping hikmah di atas, ada beberapa hikmah lain dalam melaksanakan zakat, di antaraanya adalah:
  1. Mensyukuri nikmat Allah, meningkatsuburkan harta dan pahala serta membersihkan diri dari kotoran, kikir dan dosa
  2. Melindungi masyarakat dari bahaya kemiskinan dan kemelaratan dengan segala akibatnya
  3. Menerangi dan mengatasi kefakiran yang menjadi sumber kejahilan
  4. Membina dan mengembangkan stabilitas sosial, ekonomi, pendidikan dan lainnya
  5. Mewujudkan rasa solidaritas dan belah kasih
  6. Merupakan menifestasi kegotongroyongan dan tolong-menolong
Read More »

Jumat, 14 Juni 2013

1 Pengertian Dari Blog

06.43 Under From Unknown
[1 Comment]
Blog adalah sngkatan dari Weblog. Orang pertama yang memperkenalkan blog adalah Jorn Barger 1997 pada bulan Desember.
Blog bisa dianggap sebagai laman web pribadi. Ia bisa dijadikan sebagai catatan harian pribadi, majalah pribadi, rumah pribadi, kedai pribadi dan buku pribadi. Kita bisa menuliskan apa saja di dalam blog tersebut.
Jika anda ingin menuliskan isi hati anda dan ingin diketahui oleh umum, maka blog ini adalah salah satu jalan keluar. Anda juga bisa mengajar orang banyak dengan menggunakan blog. Jadi amatlah banyak fungsi blog ini mengikut keinginan penulisnya.
Seperti sekarang ini, saya gunakan blog ini untuk mengajar anda cara membuat blog. Dan bagusnya blog ini adalah gratis.
Anda bisa gunakan blog sebagai toko anda. Dengan itu anda bisa mengiklankan barang-barang yang ingin anda jual atau apa-apa produk yang anda pasarkan.
Karena saya juga sedang belajar dalam membuat blog ini, maka saya akan mengajar anda dasar-dasar membuat blog yang saya ketahui. Anda beruntung karena menemukan blog ini yang akan mengajar anda langkah demi langkah dari awal.
Ikutilah langkah-langkah dengan sabar dengan banyak latihan. Tentunya pada tahap permulaan anda belajar membuat blog ini, anda akan mengalami banyak kesalahan. Tetapi hal itu biasa dan jangan takut kerana setiap kesalahan dapat anda perbaiki dan edit di kemudian hari.
Read More »

1 Pengertian Interaksi Sosial

06.41 Under From Unknown
[1 Comment]


Pengertian Interaksi Sosial
Hubungan sosial antar manusia, antar kelompok, juga antar manusia dengan kelompok memang selalu terjalin dalam rangka memenuhi kebutuhan.Tentu ada kebutuhan yang bersifat perseorangan ataupun kelompok dalam hal ini, baik dalam skala yang kecil maupun besar. Biasanya dalam hubungan-hubungan tersebut terjadi saling mempengaruhi. Seorang misalnya,berdagang daging ayam hidup di daerah tertentu yang para warganya tidak mengkonsumsi daging. apakah pedagang tersebut mau bersikeras berjualan daging ayam ? Jika orang tersebut tetap ingin hidup dari profesi berdagang , tentunya ia harus mengganti barang yang dijualnya. Inilah contoh sederhana saling memengaruhi dalam hubunagan sosial itu. Jika contoh tadi diteruskan, mungkin saja pedagang tadi memperkenalkan jenis-jenis dagangan lain yang tergolong baru dan melahirkan kebutuhan-kebutuhan baru pula.
Sekali lagi, itulah contoh hubungan sosial dalam masyarakat yang saling memengaruhi. Contoh seperti itu tentu dapat kita tarik pada hubungan-hubungan sosial yang lain di masyarakat. Misalnya hubungan antara kelompok agama dengan individu-individu di masyarakat, antara seorang guru dengan warga di daerah terpencil, antara suatu daerah dengan aktivitas perekonomian tertentu (misalnya pabrik), dan masih banyak lagi. Belum lagi berbagai jenis hubungan antar individu. Pendek kata hubungan sosial manusia dalam masyarakat senantiasa bersifat timbal balik dan saling memengaruhi.
Nah, hubungan-hubungan timbal balik yang saling memengaruhi itulah yang dikenal dengan interaksi sosial. Jadi, interaksi sosial dipahami sebagai hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok yang satu dengan yang lain (yang saling memberi pengaruh). Dalam interaksi tersebut tentu saja ada pertentangan dan kompromi, sebab dalam interaksi sosial
akhirnya ada nilai-nilai baru yang diterima dan nilai-nilai lain yang ditolak .
A. Interaksi dan Proses Sosial
Bagaimana kaitan antara interaksi sosial dengan proses sosial ? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu menyimak apa gerangan proses sosial itu.
1. Pengertian Proses Sosial
Adanya interaksi sosial menyebabkan terjadinya proses saling mempengaruhi antar individu, individu dengan kelompok, juga kelompok dengan kelompok lain. Pada masyarakat di mana individu dan kelompok-kelompok hidup terjadilah proses sosial itu.
Bagaimana proses sosial itu terjadi ? Gambaran sederhananya kurang lebih seperti ini.hubungan antara individu dan masyarakat adalah komplementer (saling melengkapi) satu dengan yang lain. Manusia dalam pembentukan kepribadiannya dipengaruhi masyarakat. Manusiapun memberi pengaruh terhadap masyarakat sehingga dapat menyebabkan perubahan besar.
Adanya individu yang mengubah lingkungan (masyarakat) sekeliling senantiasa dijumpai. Buktinya ? Di antara kelebihan manusia adalah kemampuan berpikir dan mengambil pelajaran dari pengalamannya. Manusia juga mempunyai kemampuan mencetuskan ide baru. Melalui ide-ide baru ini manusia sedikit demi sedikitakan mengubah masyarakat sehingga terjadilah proses sosial. Proses sosial kata Astrid S. Soesanto (1985), adalah proses pembentukan masyarakat.
2. Antara Proses Sosial dan Interaksi Sosial
Dapat kita katakan, bahwa masyarakat pada dasarnya senantiasa dalam proses sosial. Manusia senantiasa dalam proses pembentukan. Dengan kata lain masyarakat selalu dalam perubahan, penyesuaian, serta pembentukan diri (dengan lingkungan sekitarnya).
Bagaimana corak perubahan-perubahan yang terjadi di masyarakat ? Yang perlu diketahui, perubahan dalam masyarakat itu biasanya tidak terjadi dengan mendadak. Karena itu proses sosial terjadi menurut aturan-aturan tertentu seperti yang telah diterima masyarakat melalui kebudayaan. Interaksi sosial menimbulkan proses sosial. Dengan interaksi sosial itu masyarakat sebagai tempat hidup individu dan kelompok mengalami perubahan-perubahan.
B. Syarat Terjadinya Interaksi Sosial
Interaksi sosial dapat terjadi apabila memenuhi dua macam syarat, yaitu kontak sosial dan komunikasi. Bagaimana kontak sosial dan komunikasi dalam interaksi tersebut ? Mari kita uraikan bersama.
1. Kontak Sosial
                    Kontak berasal dari kata con atau cum (yang artinya bersama-sama atau intim) dan tango (yang artinya menyentuh). Kebersamaan kalian dalam keluarga, jalinan antara murid dan guru dalam kegiatan-kegiatan di sekolah, rapat RT di kampung kalian misalnya, merupakan bentuk dari kontak sosial. Tentu saja contoh-contoh yang lain masih banyakdalam kegiatan-kegiatan kehidupan manusia sehari-hari di masyarakat. Mereka bertatap muka intim dan dapat merasakan berbagai kesan dari kontak itu.
                    Namun demikian, dalam Sosiologi, kontak tidak selalu berupa hubungan intim secara jasmaniah. Tidak semua mereka yang melakukn kontak tesebut harus berhadap-hadapan langsung. Zaman sudah maju. Berbagai temuan teknologi komunikasi sudah dapat mengatasi sekat ruang dan tempat. Maka, orang dapat berhubungan dengan orang lain lewat surat, telepon,handphone, telegram, radio, dan alat-alat komunikasi lainnya.
                    Apa perbedaanya ? Tentu saja, kesan-kesan yang didapat antara kontak langsung bertatap muka dengan melalui alat bantu itu pada akhirnya berbeda.
a. Jenis-jenis Kontak Sosial
Kontak social dapat kita lihat dari beberapa sudut pandang. Masing-masing sudut pandang tersebut antara lain :
1) Dari Segi Praktik
Dari segi praktik/cara berlangsungnya. kontak sosial dapat dibedakan menjadi dua,yaitu :
a) Kontak Primer
Yakni kontak yang terjadi apabila masing-masing pihak saling bertatap muka dan berhadap-hadapan secara intim. Kontak ini dapat berlangsung secara mendalam, sebab hubungan secara visual dan perasaan-perasaan yang berhubungan dengan kesan serta pendengaran terlibat di dalamnya. Sebagai contoh dua remaja berlainan jenis yang bercakap-cakap sambil duduk santai dalam sebuah taman bunga. Pembicaran yang mereka lakukan pasti akan memberi kesan yang berbeda dibanding dengan lewat surat.
b) Kontak Sekunder
Yakni kontak antarindividu atau antar kelompok dengan memanfaatkan media tertentu. Wujud media tersebut dapat berupa aneka alat komunikasi seperti telepon, radio, majalah, surat kabar, dan internet. Jadi, masing-masing pihak yang berinteraksi tidak harus berada dalam tempat dan waktu yang sama. Contoh kontak sekunder adalah tindakan siswa membaca koran. Lewat surat kabar, siswa membaca koran. Lewat surat kabar, siswa itu mengetahui hal-hal penting yang menjadi pilihan redaksi. Sampailah pemikiran dari redaksi koran kepada pembaca yang akan mempengaruhi sikap pembaca.
2) Dari Segi Sifat
Dari segi sifat kontak sosial dibedakan menjadi 2. Masing-masing :
a) Kontak Positif
Biasanya kontak ini akan mengarah pada kerjasama. Misalnya, Ami bertemu dengan Kiki dan memberi senyum, berjabat tangan, sambil menawarkan bantuan. Jika Kiki menyambut dengan baik dan menerima tawaran itu, maka keduanya akan menuju pada suatu kerjasama. Hal ini berarti terjadi suatu kontak positif.
b) Kontak Negatif
Biasanya kontak ini akan mengarah pada suatu ketegangan dan pertentanagn. Dalam kasus di atas, apabila Kiki cemberut dan menolak tawaran itu maka kontak akan menjadi negatif yang dapat mengakibatkan tidak terjadinya kontak sosial.
3) Dari Segi Berlangsungnya
Dilihat dari sisi berlangsungnya, kontak sosial terbagi dalam tiga bentuk sebagai berikut.
a) Kontak Perorangan
Misalnya, Sandra mengajak Tika ke toko buku. Dari contoh tersebut kalian mengetahui bahwa kontak perorangan hanya melibatkan satu individu dengan individu yang lain.
b) Kontak Perorangan dengan Kelompok atau Sebaliknya
Contoh kontak perorangan dengan kelompok dapat kalian temui pada saat inspektur upacara memberikan arahan pada peserta upacara. Sedangkan contoh kontak kelompok dengan perorangan adalah sambutan meriah suporter sepak bola pada pemain yang berhasil mencetak gol ke gawang lawan.
c) Kontak Kelompok dengan Kelompok Lain
Misalnya dua partai politik mengadakan kerja sama untuk mengalahkan sebuah partai politik lain dalam pemilihan umum.
2. Komunikasi
                  Setelah kontak sosial, syarat berikut untuk terjadinya interaksi sosial adalah komunikasi. Komunikasi dapat diartikan sebagai penyampaian dan penerimaan pesan. Orang berkata atau melakukan tindakan tertentu misalnya, biasanya karena ingin menyampaikan pesan. Dengan demikian, komunikasi merupakan alat dalam interaksi sosial.
                  Dalam kaitannya dengan interaksi sosial, kita tidak hanya memerhatikan hal yang dikatakan saja, namun juga memerhatikan hal-hal yang dilakukan. Inilah yang oleh Hal dan Hal (1971) dikatakan sebagai komunikasi nonverbal (nonverbal communication) atau bahasa tubuh, misalnya lirikan mata, desahan panjang, dan memegang batok kepala (kening). Semuanya itu merupakan bentuk-bentuk komunikasi nonverbal.
                  Adanya komunikasi nonverbal dalam masyarakat menuntut pemahaman terhadap berbagai simbol yang ada di masyarakat. Masyarakat satu dengan yang lain menggunakan simbol-simbol yang berbeda. Sebagai contoh warna merah. Dalam suatu masyarakat mungkin warna tersebut berarti keberanian. Akan tetapi, dalam masyarakat lain, warna merah dapat jadi merupakan simbol komunis. Begitu pula tentang simbol-simbol yang terdapat dalam berbagai tindakan.
                  Menurut Herbert Blumer (Margaret M. Poloma, 2003), masyarakat merupakan hasil dari interaksi simbolis. “Masyarakat harus dilihat sebagai tindakan orang-orang dan kehidupan masyarakat itu sendiri terdiri atas tindakan orang-orang itu,” demikian kata Blumer. Hal tersebut, sekali lagi menunjukkan perlunya memberi perhatian terhadap komunikasi nonverbal.
                  Sebuah komunikasi akhirnya memungkinkan interaksi sosial akan terus berlanjut atau berakhir. Menurut penelitian John Thilbaut dan Harold Kelly (Astrid S. Susanto, 1985), interaksi akan berlanjut selama pihak-pihak yang terlibat merasakan ada keuntungan. Sebaliknya jika keuntungan tidak didapatkan, interaksi tersebut berakhir.
                  Berdasarkan penelitian yang dilakukan Thilbaut dan Kelly juga disimpulkan sebagai berikut.
1. Komunikasi pada setiap masyarakat berlangsung menurut suatu sistem interaksi tertentu.
2. Dalam mengadakan komunikasi dan intraksi, orang cenderung menyesuaikan diri dengan sistem interaksi yang bersangkutan.
C. Jenis Interaksi Sosial
Kalian sudah mengetahui bahwa interaksi sosial mewarnai kehidupan masyarakat sehari-hari. Karena masyarakat terdiri atas individu dan kelompok, maka interaksi sosial yang berlangsung juga melibatkan individu dan kelompok. Dilihat dari segi pelakunya, kita dapat membedakan beberapa jenis interaksi sosial, yaitu interaksi antara individu dengan individu, interaksi antara individu dengan kelompok, dan interaksi antara kelompok dengan kelompok. Berikut paparan mengenai ketiga jenis interaksi sosial itu.
1. Interaksi Antara Individu dengan Individu
                Interaksi antar individu dapat terjadi ketika dua orang saling bertemu dan salah satu individu memberikan pengaruh kepeda individu lainnya. Akibat adanya pengaruh tersebut maka pihak yang lain akan memberikan respon yang mungkin positif atau negatif. Wujud interaksi jenis ini biasa berupa tindakan berjabat tangan, sapaan, bercakap-cakap, atau bahkan pertengkaran. Jadi, interaksi ini hanya melibat dua orang saja.
2. Interaksi Antara Individu dengan Kelompok
                Dalam interaksi individu dengan kelompok, seseorang akan dihadapkan pada sekelompok manusia dengan berbagai kondisi dan kepentingan. Agar tercipta suatu intraksi sosial yang positif diperlukan kerjasama antara kedua belah pihak dengan jalan mematuhi norma yang berlaku. Contoh dari interaksi jenis ini ialah tindakan seorang guru mengajar siswa di depan kelas, serta tindakan seorang juru kampanye menyampaikan orasi di depan masa partai.
                Jenis interaksi ini juga meliputi interaksi antara kelompok dengan individu. Misalnya, interaksi antara para demonstran yang menyampaikan aspirasinya kepada bupati atau seorang anggota DPR.
3. Interaksi Antara Kelompok dengan Kelompok
                      Pada interaksi kelompok dengan kelompok, orang-orang yang berada dalam kelompok bukan lagi sebagai pribadi yang berdiri sendiri, melainkan sebagai satu kesatuan. Kepentingan individu dalam kelompok dilebur menjadi suatu kepentingan kelompok. Tindakan individu dalam setiap kelompok tersebut mencerminkan kepentingan kelompok masing-masing.
                      Kalian dapat menemukan contoh interaksi antar kelompok pada pertandingan bola basket. Meskipun setiap pemain melakukan perannya masing-masing, namun pada dasarnya mereka bermain untuk kepentingan timnya.
D. Beberapa Faktor yang Berpengaruh dalam Interaksi Sosial
                       Selain membutuhkan kontak dan komunikasi suatuinteraksi sosial dapat berlangsung karena ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Tiap-tiap faktor tersebut antara lain sebagai berikut:
1. Imitasi
Interaksi ini terjadi karena seseorang melakukan peniruan terhadap perilaku orang lain. Contohnya anak kecil yang banyak meniru perilaku orang dewasa, anak-anak muda yang meniru potongan rambut bintang-bintang tenar, dan iklan-iklan. Imitasi dapat positif jika yang dijadikan objek imitasi itu berupa nilai, norma, moral, sikap atau perilaku yang baik. Imitasi juga memiliki kelemahan, karena dapat menimbulkan kebiasaan seseorang untuk meniru sesuatu tanpa pernah mengkritik. Jika sudah demikian, maka hal tersebut menghambat kebiasaan untuk berfikir kritis.
2. Sugesti
Dalam sugesti, seseorang memberikan suatu pandangan atau sikap yang kemudian diterima oleh orang yang mendengarnya. Dengan demikian, sugesti adalah suatu proses di mana seorang individu menerima suatu cara penglihatan atau pedoman tingkah laku dari orang lain tanpa kritik terlebih dahulu. Suatu sugesti mudah terjadi di dalam hal-hal berikut.
a. Kemampuan Berfikir Seseorang Terhambat
Misalnya karena kelelahan fisik, kelelahan berfikir, atau karena pengaruh perasaan emosional.
b. Keadan Pikiran yang Terpecah (Disosiasi)
Misalnya seseorang sedang bingung karena beragam kesulitan yang dihadapi.
c. Pengaruh Otoritas
Misalnya seorang kiai yang berwibawa akan mudah diikuti pandangannya oleh pengikutnya.
d. Pengaruh Mayoritas
Misalnya seseorang akan mudah mengikuti pandangan yang didukung oleh sebagian besar warga atau kelompok.
3. Identifikasi
Identifikasi merupakan kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menyamakan dirinya kepada orang lain. Proses dapat berlangsung dengan sendirinya secara tidak sadar, maupun secara sengaja. Mengapa? Karena seseorang kadang memerlukan contoh ideal dari figur idola dalam kehidupannya. Identifikasi berlangsung apabila seseorang benar-benar mengenal orang lain yang menjadi idolanya. Semua sikap, pandangan, cara, dan perilaku idola tersebut sangat menjiwai orang yang mengidentifikasi. Sebagai contoh, seorang anak yang mengidentifikasi dirinya dengan ayahnya. Ia akan mengambil alih sikap, norma, dan perilaku ayahnya untuk menjadi miliknya. Dalam segala perilaku, ia ingin berperilaku seperti ayahnya.
4. Simpati
                        Simpati dapat disebut sebagai sikap dan perasaan suka, senang, dan tertarik seseorang terhadap orang lain serta seolah-olah merasa berada dalam keadannya. Sikap simpati ini timbul bukan karena pertimbangan rasional, melainkan berdasarkan penilaian perasaan yang tiba-tiba untuk merasa tertarik.
                        Sikap simpati yang berlangsung timbal balik akan menghasilkan suatu kerjasama. Seseorang berfikir dan berperilaku seakan-akan dirinya adalah orang tersebut. Dorongan utama rasa simpati biasanya ingin mengerti dan berkerjasama dengan orang lain tanpa memandang status atau kedudukan.
5. Empati
                  Empati adalah perasaan ketertarikan yang mendalam terhadaporang lain atau kelompok lain. Empati lebih tinggi derajadnya pengaruhnya disbanding simpati. Empati mempengaruhi kejiwaan seseorang.
Contohnya, seorang ayah ikut merasakan penderitaan anaknya yang sedang sakit
Read More »

0 Kelebihan Dan Kekurangan SPU

06.31 Under From Unknown
[0 Comment]
Kelebihan dan kekurangan unsur dari pengelompokan lavoisier, dobereiner,newland, mendelev, moseley lavoisier : pengelompokan atas logam n non logam. berdasarkan unsur logam / non logam. kekurangan : masih sangat sederhana jd blm terlhat adanya kemiripan unsur. kelebihan : menjadi dasar pengelompokan yang selanjutnya. 
dobereiner : triade dobereiner. berdasarkan rata2 massa atom relatif ketiga unsur. kekurangan : masih belum banyak triade yg ditemukan. kelebihan : dr hsl penghitungan triade dobereiner ada yang hampir mendekati dengan massa atom di tabel periodik yang sekarang kita gunakan.


newland : hukum oktaf newland. berdasarkan kenaikan massa atom. kekurangan :hanya berlaku untuk unsur2 yang ringan ato sampai dengan unsur yang memiliki massa atom 40. kelebihan : unsur yang berselisih 1 oktaf menunjukkan adanya kemiripan sifat.


mendeleev : sistem periodik mendeleev. berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. kekurangan : ada unsur yang kenaikan massa atomnya tidak sesuai karena lebih diutamakan pada kemiripan sifat. kelebihan : dapat meramalkan unsur yang belum ditemukan serta meramalkan massa atom unsur tersebut.


moseley : sistem periodik unsur. berdasarkan pada kenaikan massa atom dan kemiripan sifat. kekurangan : ada unsur yang tidak mirip dengan sifat unsur di bawahnya. contoh : H. kelebihan : kenaikan massa atom relatif suatu unsur sudah sesuai dengan kenaikan nomor atomnya....
Read More »